Sabtu, 15 November 2014

Kurikulum 2013 "Opiniku"

          Teman-teman, sekilas saya akan mengutarakan opini saya mengenai kurikulum 2013 yang sedang diperdayakan sampai saat ini. Kurikulum 2013 ini menurut saya pribadi sangat baik adanya, kenapa? Karena telah kita lihat pada sumber-sumber yang ada bahwa kurikulum 2013 ini lebih mengutamakan pembentukan karakter. Bicara soal karakter adalah hal yang sangat sensitif, karena karakter adalah sesuatu yang mempertahankan kita ketika kita telah ada di kedudukan yang tinggi. Hal ini perlu ditanamkan sejak dari kanak-kanak, bahkan dari pendidikan Sekolah Dasar (SD) sekalipun, karena karakter tidak dapat dibentuk hanya dengan beberapa kali saja, tapi karakter harus dilakukan berulang atau menjadi kebiasaan. Kurikulum 2013 mengutamakan pembentukan karakter memiliki Kompetensi Inti (KI) yang mencakup empat hal, yaitu: (1) kompetensi inti sikap spiritual, (2) kompetensi inti sikap sosial, (3) kompetensi inti pengetahuan, (4) kompetensi inti keterampilan. Maksudnya adalah setiap mata pelajaran yang ada yang diberkan kepada pelajar memiliki dampak pada keempat hal kompetensi inti tersebut. Dampak artinya pada pengaplikasikasiannya dalam kehidupan sehari-hari maupun masa depan. Jadi, tidak hanya belajar saja, tapi mengerti penggunaannya.
 Meskipun mungkin banyak murid yang tidak mengerti, tapi, hal ini berdampak baik bagi pertumbuhan kepribadian/karakter murid tersebut, dengan pembiasaan yang diterapkan kepada setiap murid yang ada akan membuat setiap murid tersebut menjadi mengerti apa maksud dari Kurikulum 2013 ini. Maka dari itu, kurikulum 2013 ini dengan tujuan yang ada menurut saya sudah baik, perlunya kerjasama yang baik antara pengajar dan murid yang diajari, agar tidak hanya ilmu saja yang didapat pada bangku sekolah, tapi pelajaran mengenai karakter untuk menghadapi masa depan yang akan terjadi.
                                                
Referensi:

Terimakasih, reader! ;)
GOD Bless...


Pemuda Sebagai Identitas Bangsa








Pemuda? Pemuda adalah orang yg masih muda, orang muda: harapan bangsa menurut Kamus Bahasa Indonesia. Pemuda dari artian Kamus Bahasa Indonesia disebutkan adalah orang yang masih muda dan orang muda, nah orang-orang tersebut adalah kita yang masih produktif, produktif maksudnya masih belajar dan bekerja menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, di sana disebutkan juga bahwa pemuda adalah harapan bangsa, harapan berarti keinginan atau angan-angan yang igin dicapai di masa depan. Jadi, bisa diartikan pemuda adalah orang masih muda atau orang muda yang masih produktif dalam kehidupannnya yang merupakan harapan bagi bangsa agar dapat mengembangkan bangsa orang muda tersebut.
Bicara tentang pemuda adalah harapan bangsa, pemuda juga dituntut untuk menjadi seseorang/sekumpulan orang-orang yang kelak dapat mengembangkan bangsa tersebut, bagaimana mungkin pemuda tersebut bisa menjadi harapan bangsa jika pada jiwa pemuda tersebut tidak ada identitas yang baik? Identitas menurut KBBI adalah ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang; jati diri. Ciri-ciri berarti yang terlihat, keadaan khusus seseorang, dan jati diri berarti aslinya seseorang tersebut. Nah, pemuda yang dapat menjadi harapan suatu bangsanya adalah pemuda yang memiliki identitas/jati diri yang berbeda dari yang lain, berbeda maksudnya disini adalah berani dalam berbuat sesuatu hal, berani membuat gebrakan, konsisten dalam tindakan dan perkataan, tidak mudah menyerah, tidak mudah mengeluh akan apapun yang sedang dialami, tidak sama dengan yang lain seperti contoh: kita sebagai mahasiswa yang sedang belajar dan mencari ilmu setinggi-tinggnya seharusnya tidak gampang menjudge negeri Indonesia ini, judge di sini maksudnya, ketika ada suatu masalah yang sedang booming saat ini di bangsa kita tidak cepat membuat asumsi bahwa bangsa kita adalah bangsa yang bobrok atau bangsa yang malang, tetapi seharusnya kita sama-sama berpikir bagaimana harus berbuat jika masalah itu akan terjadi di saat kita yang mengalami masalah tersebut dan berbuat apa yang baik di masa sekarang ini.
Jadi, pemuda sebagai identitas bangsa maksudnya adalah orang yang masih muda atau orang muda yang menjadi harapan bangsa dengan identitas yang tinggi, yang baik, dan yang terpuji.

Referensi:

Terimakasih…
Tuhan Berkati :)

Minggu, 19 Oktober 2014

Efek Urbanisasi Terhadap Kehidupan Masyarakat Perkotaan

 

            Urbanisasi? Sudah tahu dong artinya apa... Nah, seperti yang kita tahu tentang urbanisasi yaitu berasal dari kata Urban yang artinya sifat kekotaan. Arti urbanisasi sangat luas, yang paling menonjol di Indonesia diartikan sebagai perpindahan penduduk dari desa ke kota. Kota sendiri artinya adalah tempat bermukimnya manusia dengan segala kehidupannya, kota sebagai tempat yang dibentuk tidak hanya oleh bangunan saja namun juga oleh manusia.
Penyebab urbanisasi atau perpindahan penduduk perdesaan ke perkotaan terjadi karena adanya daya tarik (pull factors) dari perkotaan dan daya dorong (push factors) dari perdesaan. Faktor daya dorong (push factors) dari perdesaan adalah terbatasnya kesempatan kerja atau lapangan kerja di desa, tanah pertanian di desa banyak yang sudah tidak subur atau mengalami kekeringan, kehidupan pedesaan lebih monoton (tetap/tidak berubah) daripada perkotaan, fasilitas kehidupan kurang tersedia dan tidak memadai, dan upah kerja di desa yang masih rendah. Faktor daya tarik (pull factors) dari perkotaan adalah kesempatan kerja lebih banyak dibandingkan dengan di desa, upah kerja tinggi, tersedia beragam fasilitas kehidupan (seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi, rekreasi, dan pusat-pusat perbelanjaan), dan kota sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. 
            Akibat dari meningkatnya proses urbanisasi, hal ini menimbulkan dampak-dampak terhadap lingkungan kota, baik dari dampak negatif maupun positif. Dampak negatif urbanisasi terhadap kehidupan di perkotaan adalah:
Ø  Munculnya kawasan kumuh (slum area) yang bisa menghambat perkembangan kota dan menurunkan nilai estetika (keindahan) dari kota itu sendiri
Ø  Menaikkan tingkat polusi udara di daerah perkotaan
Ø  Tingkat kriminalitas meninggi, dan menghilangkan tingkat kenyamanan    bagi penduduk sekitar
Ø  Angka penggangguran semakin tinggi.      

Dampak positif urbanisasi terhadap kehidupan di perkotaan adalah:
Ø  Kota dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja
Ø  Semakin banyaknya sumber daya manusia yang berkualitas.

Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan dan perancangan yang matang sebelum melakukan urbanisasi, dan bukan hanya perancangan dan pengetahuan, kita sendiripun harus membekali diri kita dengan skill atau kemampuan yang benar-benar memadai, karena di perkotaan tidak mengandalkan pekerja yang hanya bekemampuan rendah. Pada akhirnya saya ucapkan persiapkan fisik dan mental sebelum melakukan urbanisasi.

Terimakasih. GBu! J

Sumber: